Kelas

Alat Bantu Konseling SKB-KB

dr. Popy Irawati, MPH

Koordinator Bina Kesehatan Reproduksi Keluarga

Kategori
Pengelolaan Program
0 Review

Gambaran Kelas

Konseling adalah faktor yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan KB dan menurunkan tingkat putus pakai. Konseling juga dapat melindungi provider dari kemungkinan tuntutan hukum yang dilakukan oleh klien di kemudian hari jika yang bersangkutan mengalami efek samping dari pemasangan/pemberian kontrasepsi yang dilakukan.

Saat ini pemberian konseling yang baik yang dilakukan oleh provider pelayanan KB sangat sangat rendah. Ini terkait dengan rendahnya pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki serta metode konseling yang tersedia masih sangat terbatas dan dirasakan kurang praktis.

Metode Konseling Berimbang (SKB) KB dikembangkan untuk menambah altenatif metode konseling KB yang dapat digunakan oleh provider pelayanan KB.

Melalui metode belajar mandiri secara online ini diharapkan para Nakes, PKB dan pengelola program KB serta siapapun yang berminat  dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan  bagaimana melakukan konseling yang baik dan juga memakai metode SKB untuk kegiatan konseling yang akan mereka lakukan.

Materi Belajar mandiri dibuat oleh BKKBN bersama Program PilihanKu berdasarkan Modul Pelatihan SKB KB yang dibuat oleh BKKBN, Kementerian Kesehatan dan Program Pilihanku pada tahun 2017.

Bagi mereka yang ingin belajar mandiri dengan menggunakan modul ini maka harus mengikuti alur yang ada mulai dari pre test sampai dengan post test. Jika materi yang lebih awal belum diselesaikan maka tidak bisa membuka materi berikutnya. Sebagai ilustrasi, anda berhenti setelah Topik 2A tuntas maka jika anda ingin meneruskan lagi di lain waktu maka anda bisa masuk langsung ke Topik 2B. Namun jika anda berhenti pada saat Topik 2A belum selesai maka waktu meneruskan di lain waktu, anda tidak bisa langsung masuk ke Topik 2 B namun kembali dulu ke Topik 2A. 

Untuk memudahkan anda melakukan pembelajaran mandiri ini maka sangat disarankan untuk men down load dan mem print alat bantu yaitu: (1) Diagram Bantu SKBKB, (2) Kartu Konseling SKBKB; (3) Beberapa contoh Kasus kondisi kesehatan klien dan metode kontrasepsi yang cocok berdasarkan RODA KLOP.

Pada modul ini disediakan juga beberapa alat bantu konseling SKBKB untuk KBPP. Prinsip pemakaian SKBKB untuk KB interval dan SKBKB untuk KBPP adalah sama. Hanya sedikit perbedaan pada tahapan konseling yang ditunjukkan pada kartu konseling dan diagram bantu. Jika anda tertarik untuk menggunakan SKBKB untuk KBPP, Anda dapat mengunduh alat bantu tersebut di tab notes (klik notes di bawah tombol mark as completed) masing-masing materi terkait.

Terima kasih

Struktur Pembelajaran

Konsep Konseling
00:05:18
Konseling dalam Pelayanan KB
00:04:40
Alat Bantu Konseling KB
00:03:20
Konsep SKB KB
00:07:53
Penggunaan SKB KB manual
00:08:46
Penggunaan SKB KB digital
00:06:52
Pengenalan RODA KLOP
00:06:01
Penggunaan RODA KLOP secara manual
00:09:10
Penggunaan RODA KLOP secara digital
00:04:40
Simulasi Konseling dengan SKB KB Manual
00:07:17
Simulasi Konseling SKB KB Aplikasi Digital
00:10:11
Tim Penyusun Kelas SKB KB
1 halaman

dr. Popy Irawati, MPH

Koordinator Bina Kesehatan Reproduksi Keluarga

Biografi

dr. Popy Irawati, MPH saat ini merupakan ASN di BKKBN dg jabatan fungsional Penata Kependudukan dan KB ahli Madya pada Direktorat Kesehatan Reproduksi sebagai Koordinator Bina Kesehatan Reproduksi Keluarga. Terkadang juga menjadi konsultan di bidang kesehatan reproduksi yang sesuai fokus dan minat yang juga didukung dari latar belakang pendidikan.

Sebelumnya pernah menduduki jabatan struktural sebagai Kasubdit Pencegahan Kanker Alat Reproduksi & Penanggulangan Infertilitas dr th 2017-2020. Serta pernah menjadi Kepala Seksi di Direktorat Kerjasama Pendidikan Kependudukan dr th 2016-2017 dan di Direktorat Kesehatan Reproduksi dr th 2010-2016.

Riwayat pendidikan ; mendapatkan gelar Master of Public Health dr Program Studi KIA-Kesehatan Reproduksi, Fak. Kedokteran Univ. Gadjah Mada Jogjakarta th 2009 dg beasiswa dr Bkkbn. Sebelumnya menamatkan profesi Dokter dr. FK Univ. Atma Jaya Jakarta th 2000.

Kenali Mentor Lebih lanjut